movie foto

audio kliping

kombinasi

Jurus Menulis Berita Kisah

April 6, 2011

Berita kisah merupakan salah satu karya pewartaan andalan bagi media massa berkala. Umumnya, peliputan dan penulisan berita kisah tidak lagi tunduk pada pakem penulisan berita langsung. Penulisan berita kisah perlu sedikit pengendapan dan renungan supaya pewarta mampu secara jeli mengungkap fakta dan situasi di balik berita.

Menulis berita kisah harus disertai rasa ingin tahu yang tinggu. Pewarta juga tidak boleh cepat puas, teruslah mencari tantangan. Ada sejumlah jurus jitu untuk menulis berita kisah, seperti berikut ini:

Fokus terhadap peristiwanya
Anda bisa menulis berita kebakaran pasar yang terjadi di daerah Anda. Ungkap perjalanan manusia di dalamnya, perjuangan pedagang yang sudah puluhan tahun memutar modal kemudian hangus tanpa asuransi. Semua itu adalah bahan berita kisah yang menarik.

Fokus kepada manusia
Cerita manusia di dalam sebuah peristiwa atau cerita seseorang di balik peristiwa merupakan bahan berita yang harus diungkap. Rasa simpati penulis terhadap nasib salah satu korban tabrakan di jalan tol akan menggugah para pengambil kebijakan untuk memperketat laju kendaraan di tol. Cerita mengenai manusia di balik berita akan memberikan bobot pada penulisan berita kisah.

Tuangkan dalam tulisan yang menyentuh
Tidak seperti berita langsung yang lugas dan kurang emosional, beita kisah merupakan karya pewartaan yang menyentuh kehidupan inti manusia, seperti tentang hidup dan mati, cinta dan pengkhianatan, dan patriotisme. Di sini, pewarta perlu sedikit keterampilan dalam mengolah tulisannya. Bahasa dari dunia sastra akan bermanfaat untuk memperhalus alur cerita tanpa terjebak kedalam cerita fiksi.

Penutup yang berkesan
Kekuatan berita kisah adalah menarik pembaca ke dalam tulisan sampai titik terakhir. Buatlah alur tulisan yang mengarah kepada klimaks yang membuat pembaca penasaran akan cerita di dalam tulisan itu. Penutup tulisan bisa berupa kemenangan atau keberhasilan subjek cerita, tapi bisa juga tatapan masa depan yang suram.

Komentari

*

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word